SEJARAH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Sabtu, 26 September 2015

  1. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
 Perkembangan peradaban manusia berjalan beriringan dengan perkembangan cara manusia berkomunikasi atau memberikan informasi. Sebaliknya, informasi yang diperoleh manusia juga mempengaruhi perkembangan peradaban manusia. 
Sejak zaman prasejarah, cara manusia berkomunikasi terus berkembang sampai saat ini. sejak zaman prasejarah telah banyak ditemukan teknologi-teknologi informasi dan komunikasi yang saat ini sebagian sudah usang dan sebagian masih terus dipakai bahkan terus diteliti untuk perkembangan lebih jauh.

1). Teknologi Komunikasi pada Zaman Permulaan
      Alkisah pada tahun 490 SM sebelum masehi, warga Athena diserang pasukan Persia. Jumlah mereka tidak sebanding . Pasukan Athena hanya 10.00 orang, sedangkan Persia 25.000 orang. Menurut perhitungan, akan sulit bagi prajurit Athena untuk menahan gempuran dari prajurit Persia.
          Pertemuran terhebat terjadi di daratan Marathon. Warga Athena menanti dengan perasaan was-was bagaimana pertempuran akan berakhir karena nasib mereka akan ditentukan dari hasil perang ini..
              Secara mengejutkan, perang dimenangkan oleh pasukan Athena, dimana hanya 192 prajurit mereka yang terbunuh. Sedangkan di pihak Persia, sejumlah 6.400 prajurit yang tewas.Berita gembira ini pun harus disampaikan segera ke Athena. Maka, diperintahlah seseorang prajurit bernama Phedippides untuk melakukannya. Pedippides kemudian berlari tanpa henti dari Marathon ke Acropolis dengan pakaian perang lengkap. Lari yang ditempuh adalah 42 KM (tepatnya 26 Mil 385 Yard). Begitu sampai di Acropolis, Phedippides berseru : "Enikisame !" (kita menang !)dan kemudian jatuh ke tanah, tewas.
              Cerita di atas hanya merupakan contoh bahwa informasi telah dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupan manusia pada zaman dahulu. Hanya saja teknologi yang ada sangat sederhana. Selain dengan menggunakan kurir, informasi juga banyak disampaikan sinyal-sinyal. Media untuk menyampaikan sinyal yang banyak digunakan berupa bunyi terompet, bendera, pantulan cermin, asap/api, tembakan panah, kentongan, bunyi-bunyian khusus, dan masihbanyak lagi.
Di Indonesia, alat komunikasi tradisional seperti kentongan bahkan masih digunakan di desa-desa dan lingkungan tertentu. Bunyi-bunyi kentongan dijadikan sebagai sinyal bahaya, misalnya sinyal ada orang meninggal dunia, bencana alam, maling, kebakaran, dan sebagainya.

Periode s.d. 3000 SM
Pada periode sampai tahun 3000 SM, cara komunikasi manusia masih terbatas pada pengenalan bentuk-bentuk yang mereka temukan. Manusia menggambarkan informasi yang mereka dapatkan perihal berburu dan binatang buruannya di dinding-dinding gua.

Periode 3000 SM
Pada periode tahun 3000 SM, bangsa Sumeria untuk pertam kalinya menggunakan tulisan untuk berkomunikasi. Tulisan yang digunakan masih berupa simbol-simbol yang dibentukdari Piktrograf sebagai huruf. Simbol-simbol atau huruf bangsa sumeria juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda-beda, sehingga tulisan-tulisan tersebut menjadi kata, kalimat, dan bahasa yang mempunyai arti.









0 komentar:

Posting Komentar

 
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) © 2010 | Designed by My Blogger Themes | Blogger Template by Blog Zone